Minggu, 31 Oktober 2010

Dosen mekanika dan tukang becak

Pada suatu hari di dunia fantasi Ancol, ada seorang dosen mekanika yang baru datang dari seminar fisika, ia bertemu dengan seorang tukang becak. Sasng dosen meminta untuk diajak berkeliling Ancol dan kembali lagi ke tempat semula. Nah, setelah berkeliling satu kali, sang dosen malah memberikan uang sebesar Rp 500,00 kepada tukang becak. Tentu saja sang tukang becak marah-marah besar. Soalnya harga normalnya kan Rp 5000,00. Dengan sabar, Sang dosen berkata " Nggak usahh marah mas, biar saya jelaskan. Saat anda bergerak dari titik awal dan kembali ke titik semula, maka usaha yang anda lakukan adalah nol. Jadi sudah untung saya kasih uang Rp 500,00 daripada tidak saya kasih uang sama sekali" kata dosen sambil berlalu.

Jumat, 29 Oktober 2010

Antara ada dan tiada

   Hai, selamat datang bagi para pembaca. Sekarang ada humor sedikit nih, tapi humor ini tidak sekedar humor loh... karena ada segi fisikanya.
Kalau di sekolah kan kita kenal konsep usaha energi. coba anda perhatikan baik-baik soal ini :

" Seseorang dengan massa 70 kg bergerak dengan kecepatan tetap 10 m/s sejauh 100 meter. Sekarang, berapa usaha yang diperlukan untuk hal ini?"

Jawaban :
1. Karena bergerak dengan kecepatan tetap, maka besar percepatannnya adalah nol. Maka tentu saja usahanya menjadi W = F x S = M(0) x S = 0 joule

2. Ini jawaban kedua. Karena W = EK, maka usahanya(W)= 1/2 m v^2= 1/2 x 70 x 100 = 3500 Joule. Nah kok jawabannya beda ya???. Berarti menurut rumus yang kedua ini, berapapun jarak yang kita tempuh, tetap usahanya ya? Lalu yang benar mana????

Ayo, coba dijawab,jangan melihat kunci jawaban dulu ya, pasti anda semua bisa menjawabnya dengan mudah.




Jawaban :

Jika anda jeli melihat dan memikirkannya, pada rumus kedua ini ada kesalahan kecil tetapi dampaknya sangat fatal. Yang benar bukan W = EK tetapi W = (Delta) EK. Maka jawabannya ,menjadi W = 1/2 X M X (delta)V^2 sehingga W = 1/2 x 70 x (10-10)^2 = 0 joule. Jadi jawabannya sama kan dengan rumus satu?. Makasi.

Kamis, 28 Oktober 2010

Fisika yang mudah dan menyenangkan

   Selama ini, apakah yang terlintas di benak para siswa jika mendengar kata fisika?. Sebagian besar dari mereka pasti menganggap bahwa fisika adalah pelajaran yang sulit, membosankan, bikin ngantuk mau keluar kelas, dan lain sebagainya. Ini merupakan suatu bukti bahwa fisika telah menjadi momok dikalangan para siswa. Padahal bila ditinjau lebih jauh, fisika merupakan materi yang sangat penting sebagai gerbang menuju ke dunia modern seperti sekarang ini. Bayangkan saja, jika tidak ada ilmu fisika maka dunia ini tidak akan menjadi modern seperti sekarang. Bahkan dizaman dahulu pun ilmu fisika telah dimanfaatkan untuk merancang bangunan seperti piramida yang kokoh serta bangunan terkenal lainnya.
   Nah, sekarang bagi para pembaca yang ingin terjun menyelami dunia fisika, sebelum itu para pembaca harus mengetahui terlebih dahulu bagaimana trik untuk memahami fisika. Tidak bisa dengan menghafal rumus saja. Kenapa?, karena telah terbukti jika hanya menghafal rumus, cenderung hanya paham sementara tetapi jika sudah ada soal, pasti akan bingung sendiri. Bahkan ada juga yang hafal rumus tetapi tidak paham penggunaannya.
   Yang diperlukan dalam mempelajari fisika hanya dua trik yaitu :
  1. Kita harus paham dan mengerti terlebih dahulu dengan konsep-konsep fisika yang diberika. Jika belum paham, enyamlah terus dengan membaca berulang-ulang, tentunya dengan hati yang senang. Karena dengan semangat dan kemauan belajar yang kuat, pasti akan mencapai sesuatu yang diharapkan.
  2. Setelah anda paham benar dengan konsep-konsep fisika, yang harus anda lakukan selanjutnya adalah dengan banyak latihan soal fisika. Jangan pernah merasa takut. Setelah anda mencoba berkali-kali pasti anda akan terkejut dengan hasil yang akan kalian capai nanti. 

    Nah, hanya itu saja trik khusus untuk belajar fisika. Oh ya, satu lagi, tanamkan dalam pikiran bahwa sebenarnya rumus-rumus matematika itu sebenarnya adalah alat untuk mempermudah kita dalam memahami lebih dalam lagi konsep fisika. Rumus matematika bagaikan jubah sang penari sedangkan fisika itu sendiri adalah tariannya. Jadi, selamat belajar fisika ya, semoga kita sukses selalu!


" Siapa yang berjalan dengan cucuran keringat dan air mata, dia yang akan menuai sorak-sorai kemenangan"
            
  "Yudi Prabudi"